daftar isi

Read more: Cara Membuat Daftar Isi Pada Blog http://ojelhtc.blogspot.com/2011/12/cara-membuat-daftar-isi-blog.html#ixzz1glK7t2yB Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike

alexa

cara membuat risen post

Read more: Cara Membuat Recent Post Bergerak Ke Bawah http://ojelhtc.blogspot.com/2011/11/cara-membuat-recent-post-bergerak-ke.html#ixzz1gl27o5TN Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial Share Alike

risen post

Senin, 17 Oktober 2011

sumber daya air laut



Potensi Sumber Daya LautPDFPrintE-mail
Sumberdaya perikanan Demersal Perairan Semarang         
Sumber daya perikanan demersal perairan Semarang dianalisis melalui data lapangan yang dilakukan bersama nelayan jaringan arad, yang merupakan jaringan dasar dan umumnya mendapatkan jenis-jenis udang disamping juga beberapa jenis ikan dasar. Jenis-jenis udang yang dominan tertangkap dan mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah udang putih (Penaeus merguiensis), udang krosok (Metepenaeus sp) dan udang belang (Parapneosis ap). sedang jenis-jenis ikan lidah (Cynoglossidae), ikan petek (Leioghnathus sp) dan ikan sebelah (Engyprosopon sp). Ditinjau dari aspekekonimi jenis ikan yang potensi di ekspor adalah ikan layur. Pada musim tertentu , biasanya musim penghujan juga banyak tertangkap rajungan (Portunus pelagicus) yang sebenarnya spesies pelagis dan jenis ini merupakan komoditas ekspor yang cukup penting disamping udang putih.
           Ditinjau dari banyaknya jumlah jenis/spesies ikan demersal yang tertangkap mengidentifikasikan bahwa keanekaragaman hayati perikanan demersal perairan Semarang masih cukup baik. Dalam kajian ini didapatkan jumlah jenis ikan demersal sekitar 21 jenis/spesies. Kenyataan lain yang dari studi di lapangan bahwa perikanan demersal perairan Semarang juga mempunyai potensi biomas keong”escargot”(Babylonia sp) dan keong ”bako” (Hemifusus tertanus) yang juga merupakan komoditi ekspor. Namun untuk ini perlu dijaga dan musim penangkapannya, guna menjaga kelestariannya.

 Image

Gambar 1:Jenis kerang (Bivalvia)serta a.keong’escargot’(Babylonia sp) dan b. Keong’bako’(hemifusus ternatanus) Gastropoda yang merupakan ekonomis penting di perairan Semarang.


Secara umum dapat di simpulkan bahwa biomas ikan demersal agak menyebar di tengah(agak dalam),sedang biomas udang menyebar di sepanjang pinggir pantai. Berdasarkan kajian ini hasil tangkapan yang menggunakan perahu tradisional dan jaring arad ini berkisar antara 7-120 kg/haul. Hasil ini cukup baik untuk nelayan tradisional,dan untuk ini tetap disarankan agar hal ini dapat di jaga untuk kelestariannya.
            Selanjutnya berdasarkan data ’log-book’ operasi penangkapan bersama cantrang dan trammel-net dapat di plotkan sebaran biomas dan fishing-ground untuk perikanan udang dan ikan rucah. Jenis udang yang tertangkap trammel net di antaranya adalah udang putih(Penaeus merguiensis), udang krosok(Metapenaeus sp) dan udang belang Parapneosis sp.
Image  
Gambar 2,Jenis udang yang tertangkap alat jaring tramel-net
Jenis ikan dasar/demersal lain yang cukup dominan serta mempunyai prospek baik untuk dikembangkan adalah ikan sebelah Engyprosopon sp.dan ikan lidah(Cynoglossidae), serta iakn layur(Trichiurus sp) yang akhir-akhir ini merupakan iakn eksport ke negara Jepang.Namun untuk ini perlu dikethui bahwa ukuran yangdiminati adalah ukuran panjang diatas 20 cm. Maka diperlukan pembinaan pada nelayan agar mau mengubah/memodifikasi mata jaring lebih besar sehingga yang tertangkap adalah jenis yang besar dan juga untuk penangkapannya jenis ikan sebelah ini perlu kecepatan penarikan jaring lebih besar (sekitar 4-5 knot) Sedang untuk penarikan udang cukup dengan kecepatan antara 2-3 knot.         
Dari total produksi hasil tangkapan alat cantrang dapat dipisahkan dengan urutan menurut besar nya produksi adalah iakn rucah(campuran), ikan petek(Leiognathidae), ikan beloso,ikan tigowojo dan ikan pari/pe. Berdasarkan plot data sebaran ikan rucah yang berada di perairan Semarang,menunjukan bahwa konsentrasi gerombolan ikan tidak merata dengan garis kepadatan hasil tangkap berkisar antara 7.00 Kg/catch sampai 13.00 Kg/catch. Dari hasil tangkapannya terlihat bahwa jenisnya cukup beragam, diantaranya seperti ikan kuniran(Upeneus Sp), ikan layur(Trichiuridae), ikan gerot-gerot(Pomadasyidae) dan ikan sebelah(psettodidae),iakn buntal(tetraodontidae) dan ikan lainnya.


0 komentar:

Poskan Komentar



GuestBook

 

sumber daya alam Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha